Cessie (Tagihan Pada Umumnya)

Dalam kehidupannya sehari-hari, apalagi didalam dunia perdagangan, kita mengenal. bermacam-macam tagihan, seperti tagihan biasa, wessel, cheque, promes, ceel, cognos sement dan lain-lain.

Sebagian daripada tagihan-tagihan tersebut sengaja atau dalam hal-hal tertentu disyaratkan oleh undang-undang dibuat dalam bentuk tertulis. Tagihan-tagihan tersebut ada yang berupa tagihan atas sejumlah uang tertentu atau atas sejumlah barang tertentu. Karena tagihan-tagihan itu mempunyai nilai uang tertentu paling tidak kalau tagihan tersebut atau objek tagihan tersebut dijual maka orang mengatakan surat tagihan-tagihan tersebut merupakan surat bernilai. Dalam hal surat tagihan. tersebut berupa tagihan atas sejumlah barang, orang menamakan tagihan seperti itu surat-surat hak kebendaan. (zakenrechtelijke papieren) Orang juga dapat mengadakan pengelompokan-pengelompokan tagihan-tagihan diatas dengan cara lain, yaitu kedalam 3 kelompok: tagihan atas tunjuk (aan toonder), atas order dan atas nama. Kertas yang berisi pengakuan hutang atau pernyataan kesanggupan untuk membayar tersebut ada yang dimaksudkan untuk memudahkan pembuktian; ia bukan kecuali undang-undang menentukan lain syarat untuk adanya/lahirnya tagihan tersebut; tagihan tersebut tidak menjadi hanya fungsinya “kertas/tulisan? tersebut menjadi hilang, yaitu sebagai alat bukti.

Tagihan tertentu tertuang dalam suatu akta/surat tidak hanya untuk membuktikan adanya tagihan tersebut, tetapi sekaligus merupakan perwujudan dari tagihan tersebut juga, seperti tagihan atas tunjuk (aan toonder) dan atas order. Disini kertas tersebut merupakan syarat adanya tagihan yang bersangkutan (bestaanvoorwaarde). Disamping itu kertas/akta tagihan tersebut untuk tagihan tertentu memberikan legitiematie kepada pemegangnya sebagai pemilik.