Penggantian Kreditur Dan Levering

Seperti dikatakan pada pembahasan sebelumnnya, atas tagihan-tagihan tersebut di atas oleh undang-undang atau boleh kesepakatan antara para pihak sendiri, dapat diadakan penggantian subjek kreditur.

Penggantian di sini berarti bahwa ada kreditur baru yang menjadi pemilik (baru) atas tagihan tersebut, ada kreditur baru yang mengoper tagihan tersebut dari kreditur lama. Hendaknya diingat bahwa dalam pengoperan tersebut, perikatan yang melahirkan tagihan tersebut tetap, yang diganti hanyalah subjek krediturnya saja, sehingga dalam hal ini sebenarnya ada pengoperan kualitas kreditur.

Konsekuensinya adalah bahwa semua accessor dan execeptie yang melekat pada perikatan tersebut tetap tidak berubah. Tagihan tersebut bagi cessionaris tetap sama seperti pada saat semula pada waktu mash berada dalam tangan cedent. Semua janji-janji yang terdapat dalam perikatan lama yang sejak semula menjadi ciri dari tagihan tersebut tetap utuh dan berpindah kepada cessionaris. Hal itu berlaku tidak hanya bagi kreditur semula cedent, kemudian cessionaris, tetapi berlaku pula bagi debitur (cessus). Prinsipnya, posisinya tidak dapat menjadi lebih jelek. Bagaimana cara orang mengoperkan suatu hak tagihan, diatur di dalam K.U.H.Perdata dan untuk masing-masing macam hak tagihan diberikan pengaturannya tersendiri. Menurut K.U.H.Perdata cara pengoperan suatu benda, baik benda itu benda berwujud maupun benda tidak berwujud termasuk di dalamnya hak tagihan dilakukan dengan suatu penyerahan/levering. Karenanya masalah penggantian kreditur berkaitan eat sekali dengan masalah penyerahan/levering. Kita baru mengatakan ada pergantian kreditur, setelah kreditur bar menjadi pemilik dari tagihan tersebut.

Cessie Accessoir Pada Rechtstitel

Kalau kita berbicara tentang tagihan atas nama hendaknya kita jangan berfikir bahwa tagihan tersebut mesti [...]

Perjanjian Obligatoir Dan Perjanjian Kebendaan (Zakeluke Overeenkomst) Part.2

Dengan demikian dalam sistem K.U.H.Perdata dibedakan antara perjanjian obligatoir dengan perjanjian penyerahan objek perjanjian. Telah [...]

Perjanjian Obligatoir Dan Perjanjian Kebendaan (Zakeluke Overeenkomst)

Untuk dapat mengerti masalah tersebut, penjelasan tentang sistem yang dianut dalam K.U.H. Perdata, yang membedakan [...]

Penggantian Kreditur Dan Levering

Seperti dikatakan pada pembahasan sebelumnnya, atas tagihan-tagihan tersebut di atas oleh undang-undang atau boleh kesepakatan [...]

Ciri-Ciri Tagihan Atas Tunjuk, Atas Order Dan Atas Nama

Pasal 613 berbicara tentang pengoperan/penyerahan hak tagihan atas nama, atas order, atas tunjuk dan benda [...]

Subjek-Subjek Dalam Suatu Tagihan

Di dalam suatu tagihan selalu terlibat dua pihak, yaitu pihak kreditur dan debitur. Kedua pihak [...]

Cessie (Tagihan Pada Umumnya)

Dalam kehidupannya sehari-hari, apalagi didalam dunia perdagangan, kita mengenal. bermacam-macam tagihan, seperti tagihan biasa, wessel, [...]

Apa itu Cessie?

Cessie adalah istilah yang diciptakan oleh doktrin, untuk menunjuk kepada tindakan penyerahan tagihan atas nama, sebagaimana [...]